Sunday, November 7, 2010

PESAWAT TERBESAR DI DUNIA

Pesawat terbesar di dunia adalah Antonov An-225 Myria. Nama belakang pesawat ini ???? (Myria) yang dalam bahasa Ukraina berarti Mimpi atau Inspirasi.
Dahulu pesawat ini digunakan untuk mengangkut pesawat ulang alik Buran menggantikan Myasishchev VM-T. Namun seiring dengan bubarnya Uni Soviet pada tahun 1991 dan proyek Buran yang tidak dilanjutkan lagi tahun 1993 pesawat ini terpaksa tidak beroperasi (tidak tampak) selama hampir 8 tahun.
Sebenarnya, pesawat ini ada dua. Namun hanya satu yang beroperasi (UR-82060), sedangkan yang kedua diperkirakan akan rampung di tahun 2008. Pada tahun 2001, pesawat ini kembali dioperasikan dengan menjadi pengangkut berat yang bernomor penerbangan UR-82060 (yang sebelumnya ????-82060) sampai sekarang. 





Saturday, November 6, 2010

Istana Potala : Istana Tertinggi di Dunia

Istana Potala

Istana Potala terletak di Bukit Merah di pusat kota Lhasa Daerah Otonom Tibet Tiongkok. Istana yang besar dan megah itu dibangun mengikuti topografi bukit dan dijuluki “mutiara di atap dunia”. Istana Potala adalah karya representatif arsitektur etnis Tibet yang cemerlang, juga salah satu bangunan zaman kuno yang paling terkenal di Tiongkok.

Istana Potala adalah tempat kegiatan politik, agama dan tempat tinggal Dalai Lama Tibet dari masa ke masa. Istana tersebut juga merupakan bangunan bertingkat paling besar yang ada di Tibet sekarang ini. Menurut catatan dokumen, Istana Potala mulai dibangun pada masa berkuasanya Songtsan Gambo Dinasti Tibet abad ke-7 Masehi, merupakan pusat politik masa itu. Istana Potala pada waktu itu disebut sebagai Istana Bukit Merah. Skalanya sangat besar dengan dilingkari tiga lapis pagar tembok. Di dalam istana itu terdapat seribu balairung. Pada abad ke-9, Dinasti Tibet tercerai berai dan Tibet terjurumus dalam kekacauan perang selama waktu panjang. Istana Bukit Merah pun berangsur-angsur terbengkalai.




Pada tahun 1645, Istana Potala dibangun kembali oleh Dalai Lama Ke-5. Proyek utama pembangunan kembali istana itu memakan waktu kira-kira 50 tahun. Kemudian, pembangunan dilanjutkan dengan memakan waktu 300 tahun. Istana Potala yang bertingkat 13 tingginya 110 meter, merupakan struktur batu dan kayu. Tembok istana terbuat dari batu granit, yang paling tebal mencapai 5 meter. Dasar tembok berisi mencapai lapisan batu, di dalam tembok luar diisi cairan besi untuk meningkatkan keutuhan seluruh bangunan dan daya tahan terhadap gempa bumi, sedang di atasnya dilengkapi hiasan terbuat dari emas untuk penangkal petir. Selama ratusan tahun ini, Istana Potala telah mengalami berkali-kali sambaran petir dan gempa bumi, tapi bangunan itu tetap berdiri kukuh. Istana Potala terutama terdiri dari Istana Putih di bagian timur sebagai tempat tinggal Dalai Lama, Istana Merah di bagian tengah yang merupakan balairung pemujaan Buddha dan pagoda persemayaman arwah Dalai Lama serta rumah biksu berwarna putih di bagian barat. Di depan Istana Merah terdapat sebuah tembok putih yang tinggi, tempat menggantungkan permadani besar bergambar Buddha pada hari raya agama. Walaupun bangunan-bangunan di Istana Potala dibangun pada masa yang berbeda, namun seluruh bangunan istana tampak sangat megah dan selaras karena dengan cerdik memanfaatkan topografi bukit, sehingga mencapai taraf sangat tinggi dalam estetika seni bangunan.






Istana Merah adalah bagian utama Istana Potala, di mana terdapat balai pagoda arwah Dalai Lama berbagai zaman dan berbagai ruang pemujaan Buddha. Di antaranya, yang paling indah adalah balai pagoda arwah Dalai Lama V Losan Jiacuo. Tinggi pagoda 15 meter. Dasarnya berbentuk persegi dan atapnya bundar. Jenazah Dalai Lama V disimpan dalam pagoda tersebut setelah diawetkan dengan bahan pewangi dan bahan-bahan lain. Pagoda itu dilapisi emas sebanyak 3724 kilogram dan bertatahkan lebih dari 15 ribu intan, zamrud, mutiara, giok dan batu akik yang mahal. Pada alas pagoda diletakkan berbagai alat untuk upacara sembahyang. Balairung Barat adalah ruang pagoda arwah Dalai Lama V, merupakan balairung yang terbesar di Istana Merah, di dalamnya terdapat 48 tiang kayu yang besar setinggi 6 meter. Di Balairung Barat itu terdapat patung-patung Buddha, serta binatang-binatang seperti singa dan gajah yang terbuat dari kayu. Istana Potala pada tahun 1994 dicantumkan dalam Daftar Warisan Alam dan Kebudayaan Dunia UNESCO.





SEJARAH KONDOM

SEJARAH KONDOM


Rasanya semua orang sudah tahu alat kontrasepsi bernama kondom. Selain untuk mencegah kehamilan, sekarang fungsi kondom meningkat untuk mencegah penularan penyakit kelamin atau penyakit HIV/AIDS. Tapi, tahukah Anda bagaimana awal mula ditemukannya kondom?

Masih belum jelas dari mana kata "kondom" berasal. Ada yang menduga kata itu berasal dari sebuah kota bernama Condom yang terletak di provinsi Gascony, sebelah barat daya Perancis. Pria-pria dari kota Condom ini terkenal dengan sifatnya yang menyukai seks, kurang sabar, dan gampang marah, kurang lebih seperti karakter tokoh Cyrano de Bergerac dalam drama karya sutradara Edmond Rostrands.

Pendapat lain mengatakan kata kondom diambil dari nama Dr.Condom, seorang dokter asal Inggris yang bergelar Pangeran. Pada pertengahan tahun 1600, ia yang mula-mula mengenalkan corong untuk menutupi penis untuk melindungi King Charles II dari penularan penyakit kelamin.

Menurut Charles Panati, dalam bukunya Sexy Origins and Intimate Things, sarung untuk melindungi penis telah dipakai sejak berabad silam. Sejarah menunjukkan orang-orang Roma, mungkin juga Mesir, menggunakan kulit tipis dari kandung kemih dan usus binatang sebagai "sarung".
Kondom primitif itu dipakai bukan untuk mencegah kehamilan tapi menghindari penyakit kelamin. Untuk menekan kelahiran, sejak dulu pria selalu mengandalkan kaum perempuan untuk memilih bentuk kontrasepsi.

Adalah Gabriello Fallopia, dokter dari Italia yang hidup di abad ke-17 yang pertama kali menjelaskan dua tabung pipih yang membawa sel telur dari ovarium ke uterus. Ia dikenal sebagai "bapak kondom" karena pada pertengahan tahun 1500 ia membuat sarung linen yang berukuran pas (fit) di bagian penis dan melindungi permukaan kulit. Penemuannya ini diuji coba pada 1000 pria dan sukses.

Kondom di abad 17 berbentuk tebal dan dibuat dari usus binatang, selaput ikan atau bahan linen yang licin. Namun karena kondom dipandang mengurangi kenikmatan seksual dan tidak selalu manjur mencegah penularan penyakit (akibat penggunaan berulang kali tanpa dicuci), kondom pun menjadi tidak populer dan jadi bahan diolok-olok. Seorang bangsawan Perancis bahkan menyebut kondom sebagai "tameng melawan cinta, sarung pelindung dari penyakit".

Meski begitu, kondom tetap dipakai karena pada masa itu banyak pria yang khawatir tertular penyakit kelamin. A Classical Dictionary of the Vulgar Tongue yang terbit di London tahun 1785 menyebut kondom sebagai "usus kambing kering yang dipakai pria dalam hubungan seks untuk mencegah penularan penyakit".

Bentuk kondom pun makin lama semakin disesuaikan agar tujuan "aman dan nyaman" tercapai. Setelah era usus kambing, beberapa bahan pun dicoba untuk membuat kondom:


- Kondom karet
Sarung yang dibuat dari karet tervulkanisir muncul di tahun 1870. Masyarakat kemudian hanya menyebut sarung tersebut "karet". Pada masa itu kondom karet sangat mahal dan tebal. Para penggunanya disarankan untuk mencucinya sebelum dan setelah hubungan seksual. Mereka boleh memakainya sampai karetnya bocor atau pecah.

- Kondom latex
Jauh lebih tipis, steril, dan hanya sekali pakai, kondom generasi terbaru ini mulai diperkenalkan tahun 1930-an. Beberapa kondom pun didesain dalam bentuk lonjong dan efek menggelitik untuk kepuasan wanita. Kondom ini pun sudah memiliki tudung untuk menampung sperma sehingga lebih nyaman bagi pria dan aman untuk wanita.

- Kondom polyuretan
Ini merupakan versi terakhir dari kondom. Bahannya lebih tipis dari latex, lebih kedap dan anti bocor, serta memiliki pelumas. Kondom baru ini dianggap ideal untuk pria dan aman untuk wanita yang alergi terhadap latex.

Friday, November 5, 2010

TIPE LETUSAN GUNUNG API

TIPE LETUSAN GUNUNG API


Berdasarkan kekentalan magma, tekanan gas, kedalaman dapur magma, dan material yang dikeluarkannya, letusan gunung api dibedakan menjadi beberapa tipe, yaitu:

  • Letusan Tipe Hawaii

image
Tipe hawaii terjadi karena lava yang keluar dari kawah sangat cair, sehingga mudah mengalir ke segala arah. Sifat lava yang sangat cair ini menghasilkan bentuk seperti perisai atau tameng. Contoh: Gunung Maona Loa, Maona Kea, dan Kilauea di Hawaii.



  • Letusan Tipe Stromboli

Letusan tipe ini bersifat spesifik, yaitu letusan-letusannya terjadi dengan interval atau tenggang waktu yang hampir sama. Gunung api stromboli di Kepulauan Lipari tenggang waktu letusannya ± 12 menit. Jadi, setiap ±12 menit terjadi letusan yang memuntahkan material, bom, lapili, dan abu. Contoh gunung api bertipe stromboli adalah Gunung Vesuvius (Italia) dan Gunung Raung (Jawa).





  • Letusan Tipe Vulkano

image
Letusan tipe ini mengeluarkan material padat, seperti bom, abu, lapili, serta bahan-bahan padat dan cair atau lava. Letusan tipe ini didasarkan atas kekuatan erupsi dan kedalaman dapur magmanya. Contoh: Gunung Vesuvius dan Etna di Italia, serta Gunung Semeru di Jawa Timur.

 

 

 

 

  • Letusan Tipe Merapi

image
Letusan tipe ini mengeluarkan lava kental sehingga menyumbat mulut kawah. Akibatnya, tekanan gas menjadi semakin bertambah kuat dan memecahkan sumbatan lava. Sumbatan yang pecah-pecah terdorong ke atas dan akhirnya terlempar keluar. Material ini menuruni lereng gunung sebagai ladu atau gloedlawine. Selain itu, terjadi pula awan panas (gloedwolk) atau sering disebut wedhus
gembel. Letusan tipe merapi sangat berbahaya bagi penduduk di sekitarnya.




  • Letusan Tipe Perret atau Plinian

image
Letusan tipe ini sangat berbahaya dan sangat merusak lingkungan. Material yang dilemparkan pada letusan tipe ini mencapai ketinggian sekitar 80 km. Letusan tipe ini dapat melemparkan kepundan atau membobol puncak gunung, sehingga dinding kawah melorot. Contoh: Gunung Krakatau yang meletus pada tahun 1883 dan St. Helens yang meletus pada tanggal 18 Mei 1980.

 

 

 

  • Letusan Tipe Pelee

Letusan tipe ini biasa terjadi jika terdapat penyumbatan kawah di puncak gunung api yang bentuknya seperti jarum, sehingga menyebabkan tekanan gas menjadi bertambah besar. Apabila penyumbatan kawah tidak kuat, gunung tersebut meletus.





  • Letusan Tipe Sint Vincent

image
Letusan tipe ini menyebabkan air danau kawah akan tumpah bersama lava. Letusan ini mengakibatkan daerah di sekitar gunung tersebut akan diterjang lahar panas yang sangat berbahaya. Contoh: Gunung Kelud yang meletus pada tahun 1919 dan Gunung Sint Vincent yang meletus pada tahun 1902.



Petting : Aktivitas Seks Favorit Wanita

Petting : Aktivitas Seks Favorit Wanita



WANITA membutuhkan waktu pemanasan lebih lama dibandingkan pria saat ingin sanggama. Sebaliknya, pria justru cenderung ingin segera menuntaskan aksi ranjang lewat penetrasi. Petting, salah satu aktivitas foreplay paling disukai wanita untuk membangkitkan gairah seksnya.

Di sinilah tantangan pria untuk bisa sabar, dan menahan gejolak Mr P-nya agar tak terlalu terburu-buru menjelajahi Miss V. Pria harus mengetahui aturan main sebelum memulai hubungan intim. Tidak hanya mengenal suasana hati wanita, tetapi juga dituntut untuk kreatif menambah bumbu bercinta pada saat menu pembuka berlangsung.

Pasalnya, setiap wanita ingin berlama-lama menikmati aksi panas yang dilancarkan pasangan. Wanita berharap aksi tersebut tidak berlalu begitu saja, begitulah yang dikutip dari Redbookmag.

Oleh karena itu, Anda bisa menambahkan “bumbu” ketika aksi saling mencumbu dimulai. Tertarik melakukan petting? Anda bisa melakukan petting terlebih dahulu sebelum melucuti satu per satu pakaian pasangan. Sebab, inilah momen yang paling ditunggu wanita untuk memulai aksi ranjang.

Petting adalah bentuk aktivitas seksual untuk memberikan sinyal bahwa seseorang ingin melanjutkan aktivitas seksnya ke hubungan yang lebih intim. Sentuhan serta cumbuan lembut pada daerah sensitif, dan Miss V pasangan Anda akan meninggalkan sensasi tersendiri, bila Anda melakukannya ketika ia mengenakan busana lengkap. Aksi meraba dan mencumbu tanpa harus menyentuh kulitnya secara langsung akan membuat gairah wanita menyala seketika.

"Wanita paling menikmati aksi spontan pria saat melucuti pakaiannya. Terlebih lagi pakaian dalam wanita di mana pria bisa memainkan jari-jemari tangannya untuk mengelus setiap bagian tubuh wanita," tukas Patti Britton PhD, seorang pakar seks.

Nah, saat pasangan terlihat menikmati jalannya permainan jemari dan bibir Anda, maka itulah waktu yang paling tepat Anda mulai melucuti satu per satu pakaiannya. Setelah itu, barulah Anda bisa saling menikmati aksi bugil pasangan dengan segala lekuk yang dimilikinya.



Seputar "ORAL SEKS"

 Seputar "ORAL SEKS"


Banyak pasangan takut melakukan seks oral karena, katanya seks oral itu “ kotor ” dan bisa menimbulkan penyakit kelamin, termasuk HIV dan AIDS.

Padahal, bagi sebagian besar orang, seks oral merupakan kenikmatan tersendiri yang sulit dihentikan jika seseorang sedang dalam libido tinggi Jadi bagaimana,donk ?

Sebenarnya, seks oral itu aman atau tidak ya?
Sebelum menganalisis lebih lanjut, kita perlu tahu terlebih dahulu tentang apa itu seks oral dan serba-serbinya.

Apa Itu Seks Oral?
Menurut Wikipedia, seks oral adalah aktivitas-aktivitas seksual yang mencakup penggunaan mulut, lidah, dan kerongkong untuk merangsang genitalia. Biasanya, seks oral dilakukan sebagai “pembukaan” atau foreplay sebelum bersetubuh ( coitus ). Seks oral mencakup memberi atau menerima stimulasi oral (seperti menghisap atau menjilat) genitalia, yaitu: penis, vagina, atau anus.

Menurut penelitian, seks oral termasuk aktivitas seks yang sering dilakukan. Seks oral juga bisa dilakukan dalam hubungan heteroseksual maupun homoseksual. Bagi pasangan heteroseksual, seks oral bisa sebagai suatu metode kontrasepsi, dibandingkan aktivitas seksual berupa penetrasi penis ke dalam vagina yang lebih mungkin menyebabkan kehamilan. Banyak orang tidak menganggap seks oral sebagai suatu aktivitas seksual “yang sesungguhnya” karena tidak terdapat penetrasi penis ke dalam vagina. Oleh karena itu, banyak orang yang menganggap bahwa seks oral dapat menjadi salah satu cara merasakan kenikmatan seksual tanpa kehilangan keperawanan atau keperjakaan.


Apa Benar Seks Oral Pasti Tidak Menyebabkan Hilangnya Keperawanan?
Belum tentu. Walaupun seks oral tidak melibatkan penetrasi penis ke dalam vagina, tetap ada kemungkinan bahwa seks oral menyebabkan hilangnya keperawanan, yang akan terjadi jika aktivitas tersebut (misalnya penetrasi lidah) terjadi sampai merusak/merobek selaput dara wanita.

Apa Saja Bentuk Seks Oral?
Seperti yang telah disebutkan, seks oral merupakan rangsangan dari daerah oral atau mulut terhadap alat genitalia, yang mencakup penis, vagina, dan anus. Oleh karena itu, seks oral dapat dibagi menjadi tiga bentuk, yaitu:

1. Fellatio : kontak antara oral dengan penis, yang dapat berupa mengulum atau menghisap penis. Pada aktivitas seks oral seperti ini, dapat terjadi pertukaran air liur dan air pra-ejakulasi antarpasangan. Fellatio dapat dilakukan bersamaan oleh dua orang sekaligus, terutama apabila aktivitas tersebut dilakukan oleh sesama pria. Istilah ini dikenal sebagai Posisi Seksual 69 .
2. Cunnilingus : kontak antara oral dengan area vagina, yang dapat berupa menjilat vagina. Aktivitas ini biasa ditujukan untuk merangsang daerah vagina yang paling peka terhadap rangsangan, yaitu clitoris .
3. Anilingus : kontak antara oral dengan anus.

Bisakah Seseorang Tertular Penyakit Melalui Seks Oral?
Jawabannya: bisa. Seks oral, baik berupa menerima maupun memberi rangsangan seks oral dapat menyebabkan transmisi atau penularan penyakit seksual ( Sexually Transmitted Disease /STD).
Beberapa contoh penyakit yang dapat menular melalui seks oral adalah herpes (baik herpes tipe 1 pada mulut, maupun herpes tipe 2 pada genitalia), Gonorrhoea dan Chlamydia (yang dapat menginfeksi kerongkongan), Syphilis (yang dapat menular jika pada mulut orang yang berkontak dengan genitalia terdapat sobekan luka sehingga virus dan bakteri dapat masuk ke dalamnya), infeksi gastrointestinal (dapat terjadi bila mulut berkontak dengan anus), Hepatitis A (menular melalui anilingus karena virusnya terdapat dalam feces), Hepatitis B dan Hepatitis C (menular karena kontak dengan cairan seksual dandarah penderita), dan HIV.

Penularan HIV selama seks oral juga terjadi seperti pada penularan Hepatitis B dan C, yaitumelalui kontak dengan cairan penderita seperti semen, cairan vagina, dan darah. Resiko ini diperbesar karena adanya luka, sobekan, radang, atau ulcus pada mulut atau kerongkongan.

Wah, Seram… Seberapa Besar Kemungkinan Kita Tertular HIV Bila Melakukan Seks Oral?
Resiko penularan HIV dari pasangan yang terinfeksi melalui seks oral jauh lebih kecil dibandingkan melalui seks anal ataupun vaginal. Namun demikian, ada beberapa faktor tambahan yang dapat mempermudah resiko penularan HIV melalui seks oral, seperti: ulcus pada mulut, radang,luka pada alat genital, tindikan pada genitalia atau oral, dan keberadaan penyakit menural seksual lainnya. Oleh karena itu, resiko penularan HIV melalui seks oral bisa ditekan apabila dilakukan saat tidak terdapat lesi dalam mulut atau alat genitalnya.

Kalau Begitu, Sudah Tidak Ada Lagi Penyakit Lain Yang Mungkin Bisa Terjadi Lewat Seks Oral, kan?
Tidak juga. Selain penyakit-penyakit yang tersebut di atas (atau penyakit menular seksual), penelitian juga menemukan bahwa seks oral dapat menyebabkan kanker daerah kepala dan leher, khususnya kanker kerongkongan. Hal ini dipercaya dapat terjadi karena adanya transmisi human papilloma virus (HPV), virus yang menjadi penyebab utama kanker cervical.

New England Journal of Medicine menyebutkan bahwa selain karena rokok dan alkohol, orang yang memiliki lebih dari satu pasangan seks oral selama hidupnya memiliki resiko ganda terhadap kanker kerongkongan dibandingkan dengan orang yang tidak melakukan seks oral.

Aduh, Apakah Tidak Ada Cara untuk Mencegah Penularan Penyakit-penyakitItu?
Untuk lebih mengurangi resiko penularan penyakit-penyakit tersebut, para pakar kedokteran menyarankan orang untuk menggunakan kondom apabila melakukan seks oral dengan pasangan yang memiliki penyakit menular seksual, atau yang status keberadaan penyakit menular seksualnya tidak jelas. Saat ini telah banyak tersedia kondom dengan berbagai rasa bagi mereka yang tidak menyukai ‘rasa’ latex atau spermisida.

Untuk cunnilingus dan anilingus , plastik pembungkus makanan, kondom yang dibuka, atau pelindung gigi berupa latex berbentuk kotak tipis dapat dijadikan sebagai pelindung dalam mencegah transmisi HIV dan penyakit menular seksual lainnya. Selain itu, orang yang sedang memiliki lesi atau luka di daerah oral maupun genital, sebaiknya juga tidak melakukan seks oral karena mempermudah tertularnya penyakit.

Usahakan pula untuk tidak menelan sperma. Sebenarnya, sperma mengandung protein yang tidak membahayakan bagi tubuh. Namun demikian, sperma bisa juga mengandung kuman, bakteri, atau virus patogen yang dapat menularkan penyakit.

Jadi sebisa mungkin menelan sperma tetap harus dihindari, termasuk juga menelan cairan vagina, darah, maupun cairan tubuh lainnya. Menjaga kebersihan mulut dan alat kelamin adalah hal yang paling utama dalam mencegah penularan penyakit melalui seks oral. Namun demikian, menyikat gigi kuat-kuat atau menggunakan dental floss tepat sebelum atau sesudah melakukan seks oral dapat meningkatkan resiko penularan, karena hal-hal tersebut dapat menyebabkan lesi kecil pada mulut yang tidak disadari. Lesi ini, walaupun merupakan lesi mikroskopik, dapat meningkatkan resiko penularan penyakit.

Jadi Kesimpulannya…
Sebenarnya resiko penularan penyakit melalui seks oral lebih rendah dibandingkan dengan seks per vaginal atau anal. Namun demikian, tindakan-tindakan pencegahan seperti penggunaan kondom juga harus diperhatikan. Sama seperti aktivitas seksual lainnya, resiko penularan penyakit melalui seks oral bisa dikurangi dengan melakukannya secara monogami dan dengan orang yang tidak memiliki penyakit menular seksual. Pentingnya menjaga kebersihan alat kelamin dan mulut. Hindarii melakukan seks oral apabila sedang terdapat luka di daerah oral maupun genital.

Apabila seluruh persyaratan di atas terpenuhi, niscaya resiko penularan penyakit seksual melalui hubungan seks secara oral dapat diminimalisir.

So, oral sex, why not?

Wednesday, November 3, 2010

SUKU KANIBAL DI DUNIA

Budaya kanibalisme juga diketahui telah menyebar di kawasan polinesia dan melanisia.sebagai contoh FIJI, diketahui sebagai pulau para kanibalisme. Seorang kepala suku Fiji mengakui telah memakan 875 orang dan sangat membanggakannya.



The Korowai
Suku Korowai di Papua, Indonesia diketahui sebagai suku yang masih tersisa di dunia dan melakukan kanibalisme hingga saat ini. Mereka biasanya memakan anggota sukunya yang dicurigai sebagai penyihir. Biasanya mereka memakan otaknya selagi masih dalam keadaan hangat. Kediaman mereka biasanya berada diatas pohon yang tinggi berguna untuk melindungi dari musuh-musuhnya.



The Africans
Benua ini mungkin merupakan benua yang masih melakukan praktek kanibalisme sampai saat ini. Walaupun secara kasat mata tidak pernah terlihat, banyak saksi mata melaporkan adanya aktivitas perdagangan organ tubuh manusia disana, disertai bukti banyak warga pendatang yang hilang saat berlibur atau melintas disana. Biasanya penculikan dilakukan oleh geng-geng kriminal. Disebutkan juga, pada saat perang Kongo ke 2 dan perang sipil di Liberia dan Sierra Leone sering terjadi aksi kanibalisme disana.



Native American
Pada masa awal penaklukan benua Amerika, banyak sejahrawan bercerita bahwa suku-suku Indian di Amerika melakukan praktek kanibalisme. Walaupun sekarang masih jadi perdebatan namun banyak yang mengaku memiliki bukti praktek kanibalesme oleh suku-suku Indian. Contohnya suku Indian Karankawa di Texas, pada tahun 1768 seorang pendeta yang berasal dari Spanyol menyaksikan dan merekam ritual yang dilakukan Karankawa kepada musuhnya yang disandera. Mereka mengelilingi korban tersebut dan secara bergantian memotong kulit/daging korbannya lalu memakannya di depan mata korbannya.































The Aztec
Suku Aztec tidak diragukan lagi sebagai suku yang paling brutal sebelum ditemukannya benua Amerika oleh Colombus. Mereka melakukan ribuan pengorbanan menggunakan manusia tiap tahunnya. Korban biasanya dicabut jantungnya yang masih dalam keadaan berdetak selagi hidup. Lalu tubuhnya dijadikan masakan untuk dimakan beramai-ramai.






















The Carib
Nama suku inilah yang menjadi sebutan untuk orang yang memakan orang lain. Diketahui merupakan suku pertama di dunia yang melakukan praktek kanibalisme. Oleh para pelaut biasa disebut "The Carib People of the Lesser Antilles". Nama ini diberikan oleh Colombus dalam catatannya dengan menyebut nama "Caniba" (yang merupakan kata lain dari Kariba yang artinya "orang yang memakan orang").
Para suku Karibia ini biasanya melakukan kanibalisme kepada musuhnya, namun semenjak masuknya agama Kristen kesana, perlahan-lahan budaya itu mulai hilang.





























Maori
Suku Maori di New Zealand merupakan suku kanibal yang pernah terdokumentasikan dengan sangat baik. Kanibalisme sudah menjadi bagian dari kebudayaan maori, dan mereka tidak pernah berhenti memakan musuhnya. Ketika kapal Inggris, The Boyd, berlabuh dan para awaknya membunuh anak dari kepala suku Maori, para pejuang suku Maori membalas dendam dgn membunuh dan memakan 66 awak kapal tersebut.kejadian ini yang akhirnya terkenal sebagai "Body Massacre".